Sunday, 29 January 2017, 11:49:47 am

Inilah Tugas Berat Bupati Sampang Bukan Malah Ribet Ngurusi Mutasi

By: Surya
Aug 22, 2017 12:25
375

Sampang  - Kabupaten Sampang sebentar lagi akan mengelar Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) secara serentak beserta 171 daerah lainya. Tugas berat dan kesuksesan tahapan pelaksanaan pesta demokrasi itu menjadi tanggung jawab semua pihak. baik masyarakat, panitia penyelengara bahkan kepala daerah dalam hal ini bupati yang masih menjabat. Sehingga, Bupati Sampang Fadhilah Budiono jangan mengabaikan tugas besar yaitu kesiapan data pemilih. Apalagi data pemilih itu tidak hanya digunakan pada Pemilukada, namun rentetan perhelatan pemilihan umum itu juga berkaitan dengan Pileg dan Pilpres mendatang.


"Jadi selaku warga Sampang saya ikut punya peran mengingatkan Bupati agar segera melakukan perbaikan data pemilih Pilkada, jangan hanya berkutat pada kebutuhan ribetnya mutasi pejabat," kata Haryono Abdul Bari, selaku tokoh masyarakat Sampang, yang sekaligus mantan Anggota DPRD Jatim itu, Selasa (22/8/2017).


Lebih lanjut pria yang akrab disapa Aba Yono itu menjelaskan, Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada saat Pilpres tahun 2014 lalu, kisaran 800 ribu lebih sekarang sudah wajib ditemukan data kongkritnya penduduk Kabupaten Sampang. karena hak pilih ke depan hanya berdasarkan nomer induk kependudukan (NIK) dan kartu keluarga (KK).


"Informasi yang kami terima bahwa data NIK yang dikeluarkan Dispendukcapil Sampang, hanya kisaran 500 ribu pemilik NIK belum lagi hal tersebut jika dipilah dalam NIK bayi dan kelompook usia di bawah 17 tahun. Apabila disingkronisasikan dengan coklit yang dilakukan oleh P2KD pada Pilkades seretan 2015 dan pilkades serentak 2017 kemarin, maka akan didapat data palsu di dalam keberadaan hak pilih. ini yang menjadi tangung jawab besar bupati sisa jabatanya. kenapa harus begitu karena APBD sudah berjalan," imbuhnya.


Terpisah menurut keterangan Komisioner KPUD Sampang, Miftahur Rozaq saat dihubunggi melalui jaringan telepon, menjelaskan. Untuk proses validasi data pemilih Pemilukada baru akan dilaksanakan pada bulan Desember 2018 mendatang. Dimana nantinya KPUD akan menerima data jumlah pemilih dari Kementrian Dalam Negeri yang disampaikan melalui Dispendukcapil setempat. "Iya benar nantinya warga yang memiliki NIK atau yang telah melakukan perekaman e-KTP berhak memberikan suaranya dalam Pemilu, tapi perlu diketahui tahapan pelaksanaan validasi data pemilih baru akan dilaksanakan akhir tahun ini," jelasnya.


Sementara itu, ketika hendak dikonfirmasi mengenai kesiapan pemerintah daerah tentang data jumlah penduduk yang berkaitan dengan data pemilih. Ali Wafa Kepala Dispendukcapil Sampang tidak berada dikantornya. Hanya beberapa stafnya mengatakan jika kelapa kantornya sedang menjalankan tugas ke luar kota.Tak hanya itu, Bupati Fadhilah Budiono hingga berita ini ditulis juga belum bisa dihubunggi. (ab)


Create



Masuk