Sunday, 29 January 2017, 11:49:47 am

Miris, Kali Kemuning Sampang Tertumpuk Sampah

By: Surya
Aug 06, 2018 11:00
69

SAMPANG - Menumpuknya sampah di kawasan sungai kali kemuning terkesan merupakan hal sepele oleh beberapa warga. Tumpukan sampah tersebut lebih tepatnya yang berada di kawasan bantaran jembatan sungai Jalan Bahagia, Kecamatan Kota, Kabupaten Sampang, Senin, (6/8/2018).


Padahal, akibat dari dugaan yang berawal dari kebiasaan buruk warga membuang sampah sembarangan tersebut berdampak sangat besar. Selain mengganggu ekosistem, merusak keindahan. Hal tersebut diduga kuat berindikasi terjadinya banjir dan peningkatan sedimintasi tanah.


Seperti yang dikatakan salah satu warga Moh. Mansyur domisili di Jalan Teuku Umar yang satu ini. Dirinya sangat prihatin terkait permasalahan tersebut. Menurutnya, kebiasaan buruk membuang sampah sembarangan harus di ubah. Serta, cara merubahnya tidak hanya cukup berupa sosialisasi saja, tapi juga harus melalui pendekatan hukum, budaya, pendidikan dan agama.


"Saya menyayangkan terkait hal ini, sebab berpengaruh besar kepada nasib seluruh masyarakat, utamanya tentang lingkungan sekitar. Saya harap pentingnya dilakukan Perda dan ketegasan dari aparatur terkait larangan membuang sampah di sungai," jelas Mansyur.


Sementara, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melaui Kepala Bidang (Kabid) Penataan dan Pengendalian Hidup Moh. Zainullah mengungkapkan jika hal tersebut bukan wewenang pihaknya. Namun, hal yang dimaksud merupakan wewenang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sampang.


"Kalau masalah sungai itu wilayahnya PUPR mas, bukan bidang kami. Serta DLH itu sendiri fokusnya di darat mas. Terkait hal ini, kami hanya kebagian dibidang angkutan atau armada sampahnya saja mas. Hal itu, dikarenakan dari segi anggarannya itu sendiri, PUPR mengantongi anggaran khusus terkait hal tersebut, utamanya anggaran yang menangani bagian sungai. Sebabnya, kami sendiri tidak bisa banyak melakukan tindakan selama belum ada permintaan dari PUPR," ungkap Zainullah saat dikonfirmasi via telepon.


Di sisi lain, Kasi Perlindungan dan Pemanfaatan Sungai Erfan Efendi mewakili Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menjelaskan pihaknya sudah melakukan sosialisasi terkait permasalahan tersebut. Sebabnya, pihaknya menuding hal itu merupakan tanggung jawab masyarakat, utamanya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.


"Kami sudah melakukan langkah-langkah mas. Seperti halnya, berkoordinasi ke DLH untuk membersihkan sampah tersebut. Dan disitu sudah jelas, papan larangan sudah ada, ya tinggal kesadaran masyarakat saja. Malah, Tahun ini papan himbauan tersebut akan diperbanyak, baik di jembatan dan di pinggir sungai-sungai itu mas. Sekarang kalau kami sudah memberikan himbauan, tapi masyarakatnya tidak sadar, terus kami harus bagaimana lagi?, pungkasnya. (Riz)


Create



Masuk