Sunday, 29 January 2017, 11:49:47 am

Cerita Ade, Tukang Ojek Yang Jualan Bendera Agustusan Di Sampang

By: Surya
Aug 06, 2018 06:32
164

SAMPANG – Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, mulai banyak bermunculan penjual bendera merah putih dan ornamen Agustusan di pinggir jalan yang ada di Kabupaten Sampang.


Mereka merupakan pedagang musiman. Salah satunya yakni Pak Ade (65) yang menggelar dagangannya di Jalan Jaksa Agung Suprapto, lebih tepatnya sebelah barat Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Sampang


Pria asal Kota Garut yang kesehariannya sebagai tukang ojek ini mengaku selalu menjadi pedagang musiman untuk menghidupi keluarganya.


“Kalau hari-hari biasa, saya bekerja sebagai tukang ojek. Omset jualan bendera ini hanya sebesar 15 Juta Rupiah. Untuk dagangan tahun ini boleh dibilang sepi mas, bereda dengan tahun kemarin. Kalau tahun kemarin, pada akhir Bulan Juli sekitar tanggal 25 Juli itu sudah ramai pembeli," kata Ade, Senin (6/8/2018).


Dijelaskan oleh Ade, selain menyediakan bendera merah putih untuk tiang, banyak pilihan ornamen merah putih yang bisa digunakan untuk menyemarakkan HUT RI ke-73 tahun ini. Di antaranya bendera background, yakni kain merah putih dan gambar garuda yang dipasang di atap rumah, harganya mencapai  Rp 250.000.


“Kalau masalah harga bervariasi mas, mulai dari Rp 25.000 hingga Rp 250.000. Selain bendera, ada juga umbul-umbul harganya Rp 25.000. Kalau yang merah putih panjang namanya layur harganya Rp 40.000,” tandasnya. (Riz)


Create



Masuk