Sunday, 29 January 2017, 11:49:47 am

Artis Dangdut Yeni Ratnawati Menjadi Korban Perampokan Bercelurit

By: Surya
Jul 11, 2018 09:03
113

SAMPANG - Ditinggal bekerja ke Bangkalan, rumah YR (28), salah seorang penyanyi yang berada di jalan Kusuma Bangsa, Kecamatan Sampang di gondol kawanan pencuri dengan ancaman kekerasan pada pukul 23.00 wib, 24 Juni lalu. Namun beruntung, peristiwa tersebut sempat terekam dalam kamera pengintai (CCTV) yang terpasang di jalanan, sehingga aparat polisi melakukan perburuan terhadap para pelaku.

Ada tiga pelaku dalam aksi pencurian ancamab kekerasan tersebut yaitu AK (47), warga asal Dusun Lobuk, Desa Pandan, Kecamatan Omben dan HS (34) asal Dusun Bunut, Desa Moktesareh, Kecamatan Kedungdung dan ID yang saat ini masih menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kapolres Sampang, AKBP Budi Wardiman menceritakan, kronologi kejadian bermula disaat rumah korban ditinggal kerja ke Kabupaten Bangkalan, namun tiba-tiba sekitar pukul 23.00 wib, datang tiga orang pelaku ke rumah korban berpura-berpura bertamu dan menanyakan alamat rumah tersebut. Dan saat itu pula, di dalam rumah hanya dihuni ibu dan NK (adik) korban sehingga menjadi target ancaman kepada korban melalui sambungan telepon.


"Adik korban menelpon korban, di dalam sambungan telepon para pelaku melakukan ancaman kekerasan menggunakan celurit yang dikalungkan ke leher ibu korban. Dan akhirnya para pelaku leluasa mengambil barang-barang milik korban seperti perhiasan, Hp, uang senilai  Rp 2 juta, dan sepeda motor Yamaha N-Max," katanya saat rilis di Mapolres Sampang, Rabu, 11 Juli 2018.


Lanjut AKBP Budi, kejadian tersebut kemudian dilaporkan oleh korban. Pihaknya telah melakukan penyelidikan dengan bantuan CCTV kemudian melakukan penangkapan terhadap dua pelaku AK dan HS di wilayah Kecamatan Omben dan Kedungdung.


"Setelah mendapat laporan, kami lakukan penyelidikan dengan mengecek rekaman CCTV, dan akhirnya kedua pelaku kami tangkap. Sedangkan ID masih buron," terangnya.

Menurutnya Barang Bukti (BB) yang diamankan yaitu diantaranya selembar STNK dan BPKB 1 unit sepeda motor yamaha N -Max dan 5 lembar kwitansi pembelian perhiasan emas.


"Akibat perbuatannya, para tersangka di jerat pasal 365 ayat (2) ke 1 dan 2 KUHP ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara," Pungkasnya. (Mm)


Create



Masuk